Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Luwu Timur Sinkronkan Program Listrik Perdesaan, 17 Titik Masuk Target 2026-2027

Published

on

KITASULSEL–MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memperkuat koordinasi untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat di wilayah perdesaan melalui sinkronisasi Program Listrik Perdesaan (Lisdes) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Sinkronisasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Luwu Timur Awaluddin Anwar, Kepala Dinas Perhubungan Syahmuddin, serta Kepala Dinas Bapperida Kamal Rasyid. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (21-22/9/2026), di Kantor PT PLN (Persero) UID Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, Jalan Letjen Hertasning, Makassar.

Pertemuan tersebut membahas penyelarasan usulan lokasi Program Lisdes dari pemerintah daerah dengan rencana pelaksanaan program yang telah disusun Kementerian ESDM untuk periode 2026-2029.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur dan Kapolres Perkuat Sinergi, Bahas Harkopnas hingga Antrean SPBU

Selain sinkronisasi lokasi, forum juga membahas kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program, khususnya terkait penyiapan lahan dan penyelesaian berbagai perizinan yang diperlukan. Hal ini termasuk lokasi jaringan listrik yang berpotensi melintasi kawasan hutan maupun area penggunaan lain.

Kepala Dinas PMD Luwu Timur, Awaluddin Anwar, mengatakan Kabupaten Luwu Timur telah memiliki target lokasi yang masuk dalam peta jalan Program Lisdes Kementerian ESDM.

“Untuk program Lisdes Luwu Timur yang masuk dalam peta jalan Kementerian ESDM, pada tahun 2026 ditargetkan sebanyak lima titik lokasi dan pada tahun 2027 sebanyak 12 titik lokasi,” ungkap Awaluddin.

Dengan demikian, terdapat 17 titik lokasi yang menjadi target program Lisdes Luwu Timur untuk periode 2026 dan 2027. Program tersebut diharapkan dapat mendukung pemerataan akses energi, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah perdesaan dan lokasi yang selama ini belum mendapatkan layanan listrik secara optimal.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam Raih Cumlaude S2 Teknik Sipil UMI, IPK 3,94

Bagi pemerintah daerah, sinkronisasi program menjadi penting agar usulan pembangunan jaringan listrik tidak berhenti pada tahap perencanaan. Dukungan terkait kesiapan lahan, administrasi dan perizinan perlu dipastikan sejak awal sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Program Lisdes juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar masyarakat. Ketersediaan listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan rumah, tetapi turut menunjang aktivitas pendidikan, perekonomian, pelayanan publik dan berbagai kegiatan masyarakat di wilayah perdesaan.

Dalam kegiatan tersebut, Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan juga menegaskan komitmen penerapan nilai ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan pelayanan publik.

Komitmen tersebut diarahkan untuk membangun pelayanan yang berintegritas sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

BACA JUGA  Jelang Harkopnas ke-79, Luwu Timur Matangkan Persiapan Pekan Expo UMKM di Sorowako

Melalui sinkronisasi tersebut, pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan memiliki kesesuaian data, lokasi dan kesiapan pendukung program sehingga target elektrifikasi perdesaan di Luwu Timur dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending