Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Keamanan Desa Diperkuat, Satlinmas Tomoni Timur Dibekali Kesiapsiagaan Kamtibmas

Published

on

KITASULSEL–MALILI — Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dibangun ketika gangguan terjadi. Pencegahan, kesiapsiagaan, dan kehadiran aparat di tengah warga menjadi bagian penting untuk menjaga lingkungan tetap aman, terutama di tingkat desa yang menjadi ruang pertama masyarakat beraktivitas.

Karena itu, penguatan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) menjadi salah satu langkah untuk memperkuat sistem keamanan dan ketertiban hingga ke tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Sebanyak delapan anggota Satlinmas Kecamatan Tomoni Timur mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Satlinmas se-Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung 23–24 September 2026. Kegiatan tersebut dibuka Kasatpol PP Luwu Timur Baharuddin, yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur.

Camat Tomoni Timur Yulianus, bersama Kasi Trantib Kecamatan Tomoni Timur Notmayanti turut menghadiri pembukaan kegiatan tersebut.

Bagi pemerintah kecamatan, pelatihan ini tidak sebatas meningkatkan kemampuan personel Satlinmas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan keamanan di wilayah. Satlinmas yang berada dekat dengan masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi gangguan sejak awal dan mengambil langkah sesuai tugas serta kewenangannya.

BACA JUGA  Sekda Luwu Timur Buka Sosialisasi Kependudukan, Data SUPAS 2025 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

Yulianus meminta delapan personel Satlinmas Tomoni Timur mengikuti seluruh materi dengan serius dan menjadikan pelatihan sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Saya berharap delapan personel Satlinmas Tomoni Timur mengikuti kegiatan ini dengan baik, memperhatikan seluruh materi yang disampaikan oleh narasumber, dan nantinya dapat menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh untuk mendukung kelancaran tugas di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan Satlinmas sangat dibutuhkan karena mereka berhadapan langsung dengan dinamika kehidupan masyarakat. Mulai dari menjaga ketenteraman lingkungan, membantu penanganan kegiatan masyarakat, hingga memberikan dukungan ketika terjadi kondisi darurat.

Keberadaan Satlinmas juga menjadi penting dalam membangun komunikasi dengan warga. Dengan mengenali kondisi lingkungan dan menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, potensi persoalan diharapkan dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Kasatpol PP Luwu Timur Baharuddin mengatakan Satlinmas merupakan salah satu unsur yang berada di tengah-tengah masyarakat dan memiliki peran dalam membantu pemerintah menjaga ketenteraman, ketertiban serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Jenguk Bocah Korban Tenggelam di Danau Matano, Doakan Kesembuhan

“Satlinmas merupakan salah satu unsur yang berada di tengah-tengah masyarakat dan memiliki peran dalam membantu pemerintah daerah menjaga ketenteraman, ketertiban, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Baharuddin, perkembangan kehidupan masyarakat membuat persoalan yang muncul di lingkungan warga semakin beragam. Gangguan ketenteraman dan ketertiban, kegiatan masyarakat, kondisi darurat hingga bencana membutuhkan kesiapan personel yang memahami situasi dan mampu bertindak sesuai kewenangannya.

Karena itu, Satlinmas tidak cukup hanya hadir ketika terjadi persoalan. Kemampuan melakukan pencegahan, membangun komunikasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam tugas mereka.

Baharuddin juga menekankan agar anggota Satlinmas mengedepankan sikap humanis, disiplin, netral dan bertanggung jawab. Setiap persoalan yang ditemukan di lapangan harus ditangani melalui koordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan, kecamatan, maupun unsur terkait lainnya.

“Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan lakukan koordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan, kecamatan, serta unsur terkait lainnya. Satlinmas harus menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

BACA JUGA  UAS Disambut Tokoh Lintas Agama di Luwu Timur, Bupati Irwan: Toleransi Adalah Kekuatan Daerah

Penguatan Satlinmas pada akhirnya tidak berdiri sendiri. Keamanan desa membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri dan masyarakat. Satlinmas menjadi salah satu mata rantai yang memperkuat koordinasi tersebut karena posisinya bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.

Dengan kapasitas yang semakin baik, Satlinmas diharapkan mampu berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib, membantu mencegah potensi gangguan Kamtibmas, serta memberikan respons awal ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari membangun keamanan yang tidak hanya mengandalkan penindakan setelah persoalan muncul, tetapi memperkuat pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dari lingkungan desa.

Bagi masyarakat, kehadiran Satlinmas yang terlatih dan memahami batas kewenangannya diharapkan dapat memperkuat rasa aman sekaligus memastikan persoalan ketenteraman dan ketertiban di lingkungan dapat ditangani secara cepat, terkoordinasi dan tetap mengedepankan kepentingan warga.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending