Connect with us

Entertainment

Mawar de Jongh Harus Berimajinasi Hadirkan Suasana Laut, Syuting Film Buya Hamka Gunakan Set Kapal di Studio

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Aktris Mawar de Jongh menghadapi pengalaman berbeda saat menjalani proses syuting film Hamka: Awal Mula Vol. 3. Memerankan karakter Kulsum, ia harus membangun imajinasi seolah-olah benar-benar berada di tengah laut, meski adegan kapal dilakukan di dalam studio.

Tantangan tersebut muncul karena Mawar tidak berhadapan langsung dengan laut maupun ombak sungguhan. Ia dituntut membayangkan suasana perjalanan di atas kapal agar ekspresi dan penghayatan adegannya tetap terasa alami.

Mawar mengaku gambaran visual yang diperlihatkan tim produksi sejak hari pertama cukup membantunya memahami situasi yang harus dibangun. Ia bisa melihat bagaimana bentuk kapal dan suasana laut nantinya ditampilkan dalam film.

BACA JUGA  Australia, AS, Inggris, China, Uni Eropa hingga Singapura Mulai Menentukan Regulasi Penggunaan AI di Tengah Era Modern , Indonesia Kapan?

Selain tantangan akting, Mawar juga dibuat kagum dengan set kapal yang dibangun secara khusus untuk kebutuhan produksi. Set tersebut memiliki bagian dalam dan luar dengan detail yang dirancang untuk menghadirkan suasana kapal secara meyakinkan.

Bagi Mawar, pengalaman tersebut menjadi salah satu hal berkesan selama terlibat dalam film ini. Ia bahkan menyebut proyek tersebut sebagai pengalaman pertamanya menjalani syuting di studio dengan set berukuran besar.

Dalam film ini, Mawar memerankan Kulsum, sosok perempuan yang bertemu dengan Buya Hamka dalam perjalanan kapal. Untuk mendalami karakter tersebut, ia juga melakukan pencarian referensi dan berdiskusi dengan sutradara Fajar Bustomi.

Hamka: Awal Mula Vol. 3 merupakan bagian ketiga sekaligus penutup trilogi film biografi Buya Hamka. Berbeda dari dua film sebelumnya, cerita kali ini membawa penonton menelusuri masa kecil hingga perjalanan awal kehidupan Abdul Malik Karim Amrullah sebelum dikenal sebagai Buya Hamka.

BACA JUGA  Berebut Posisi Papan Atas , RRQ, ONIC hingga NAVI Panaskan MPL ID S18

Film produksi Falcon Pictures tersebut dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.

Pengalaman Mawar memperlihatkan bahwa tantangan dalam sebuah film tidak selalu datang dari beratnya karakter. Membangun suasana yang tidak benar-benar hadir di lokasi syuting juga membutuhkan imajinasi, penghayatan, dan dukungan teknologi produksi.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending