Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Wakil Bupati Sidrap Apresiasi Sinergi Persiapan Peresmian Koperasi Merah Putih di Lalebata

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Wakil Bupati Nurkanaah mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam persiapan peresmian Koperasi Merah Putih di Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (15/5/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan Nurkanaah saat meninjau langsung lokasi persiapan peresmian koperasi bersama sejumlah unsur pemerintah dan aparat kewilayahan.

Dalam kegiatan itu, Nurkanaah didampingi Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1420 Sidrap beserta jajaran, serta Camat Panca Rijang Fadilla Bakri bersama aparat kecamatan setempat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sidrap.

Menurut Nurkanaah, persiapan fisik lokasi dan fasilitas penunjang yang dilakukan secara gotong royong mencerminkan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi budaya masyarakat Sidrap.

BACA JUGA  Kunjungan Bupati Sidrap ke Wamenparekraf: Perkuat Sinergi Lama, Bahas Wisata Geothermal hingga Kuliner

Menjelang hari peresmian, seluruh pihak diketahui menggelar kerja bakti bersama guna menciptakan lingkungan koperasi yang bersih, nyaman, dan siap digunakan.

“Sebelum acara peresmian, kami melakukan kerja bakti bersama jajaran Kodim 1420 Sidrap beserta aparat Kecamatan Panca Rijang. Ini merupakan bentuk kebersamaan dan sinergi dalam mendukung kegiatan masyarakat,” ujar Nurkanaah.

Ia menambahkan, semangat kolaborasi antara unsur TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat perlu terus dijaga serta dilestarikan sebagai bagian dari upaya membangun daerah secara bersama-sama.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap momentum peresmian Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi simbol hadirnya wadah ekonomi baru bagi masyarakat, tetapi juga mampu mempererat hubungan emosional dan kemitraan strategis antara pemerintah daerah, aparat TNI, dan masyarakat setempat.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Panen Padi di Talumae, Produksi Sawah Tadah Hujan Capai 9,8 Ton per Hektare
Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Tinjau Lokasi Banjir di Tellu Limpoe, Soroti Penyumbatan Drainase dan Perubahan Tata Guna Lahan

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Bupati Syaharuddin Alrif turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak banjir di wilayah Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (15/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Syaharuddin menyoroti sejumlah faktor utama penyebab terjadinya genangan dan banjir, mulai dari tingginya intensitas hujan, perubahan tata guna lahan, hingga penyumbatan dan penyempitan saluran air.

“Tingkat intensitas hujannya tinggi. Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Sidrap dan akhirnya debit airnya tinggi, volume airnya tinggi,” ujar Syaharuddin di sela peninjauan.

Saat menyusuri kawasan Bu’ae, Watang Pulu hingga Tellu Limpoe, Bupati menyoroti perubahan tata guna lahan yang dinilai berdampak pada menurunnya daya serap tanah terhadap air hujan.

Ia mencontohkan kawasan Gunung Baula yang sebelumnya dipenuhi vegetasi kini telah berubah menjadi area perkebunan jagung.

BACA JUGA  Safari Ramadan di Tanru Tedong, Bupati Sidrap Ajak Warga Perbanyak Sedekah

“Dulu seperti Gunung Baula, sekarang sudah berubah menjadi jagung semuanya. Itulah yang memberi dampak, intensitas hujan jadi banyak, serapan air kurang. Tapi itulah kondisi alam yang ada, dan jagung juga penting,” ungkapnya.

Secara khusus di Kelurahan Toddang Bulu, Syaharuddin mengidentifikasi dua titik utama penyebab genangan yang sebelumnya juga menjadi perhatian pemerintah sejak banjir besar pada 1 Januari 2026 lalu.

Titik pertama berada di depan puskesmas setempat, di mana terdapat penutupan solokan yang kini telah dilakukan penggalian. Sementara titik kedua berada di area jalan dekat masjid, akibat adanya penutupan drainase yang membuat saluran air tersumbat.

Merespons kondisi tersebut, Bupati langsung menginstruksikan Camat Tellu Limpoe bersama Ketua Pembangunan setempat untuk segera menghitung kebutuhan anggaran pembongkaran serta pembangunan selokan baru agar aliran air kembali lancar.

BACA JUGA  Studi Tiru Pemkab Malinau ke Sidrap, Perkuat Sinergi Pertanian dan Peternakan

Selain masalah penyumbatan, Syaharuddin juga menyoroti penyempitan saluran air yang dinilai memperparah genangan.

“Masalah kedua, bagian ini sempit sampai membuang ke arah sana,” jelasnya sambil menunjuk arah aliran air.

Untuk penanganan jangka panjang, Bupati mengungkapkan bahwa pembangunan saluran sekunder berukuran besar sebenarnya telah rampung dikerjakan tahun lalu, membentang dari wilayah Tanete Allakuang menuju Amparita, Arateng, Tana Pulu hingga Baula.

Ia pun memerintahkan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) untuk segera melakukan pengerukan menyeluruh dari titik penyempitan hingga ke ujung saluran, sekaligus memperluas jaringan drainase yang ada.

Di sela peninjauan, Syaharuddin juga memastikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan rusak di wilayah tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah pada tahun anggaran 2026.

“Tahun ini saya membereskan dulu jalanan khususnya di Amparita Arateng. Nanti akan menyusul Baula, Toddang Bulu. Semuanya jalan-jalan yang rusak itu saya akan bereskan semuanya,” tegasnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Panen Padi di Talumae, Produksi Sawah Tadah Hujan Capai 9,8 Ton per Hektare

Bupati turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat memperparah penyumbatan saluran air dan memicu banjir.

Menutup kunjungan kerjanya, Syaharuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong sebagai langkah antisipasi banjir susulan.

“Minta tolong selokan digali, kerja bakti. Minta tolong kerja sama antar-pemerintah, masyarakat, dan tokoh masyarakat,” pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut antara lain Kepala Satpol PP dan Damkar Andi Gustianti, Kepala Dinas TPHPKP Ibrahim, Sekretaris PSDA, Sekretaris Penanggulangan Bencana, Kabag Ops Polres Sidrap, Kasat Lantas Polres Sidrap, Camat Tellu Limpoe, Kapolsek Tellu Limpoe, serta unsur Forkopimcam lainnya.

Continue Reading

Trending