Connect with us

Nasional

Prabowo Tegaskan MBG Berlanjut: Tak Boleh Ada Anak Indonesia Dibiarkan Stunting

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia.

Penegasan itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah tidak boleh menganggap persoalan stunting sebagai kondisi yang wajar. Ia menyoroti masih adanya anak Indonesia yang mengalami gangguan pertumbuhan akibat persoalan gizi.

“Kita tidak boleh menerima satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting, kita tidak boleh menerima itu,” tegas Prabowo.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi anak menjadi bagian penting dalam membangun generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. Karena itu, pemerintah akan terus menjalankan program MBG dengan melakukan pembenahan agar pelaksanaannya semakin efektif.

BACA JUGA  Diest Natalis UIN Alauddin Ke 59,Menag RI:Terus Berbuat Untuk Bangsa

“Karena itu saya bertekad teruskan program MBG, tapi dengan perbaikan, dengan efisiensi,” ujarnya.

Prabowo menilai program tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bagi anak-anak, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang terhadap kualitas generasi penerus bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan kritik keras terhadap pihak yang berupaya mengambil keuntungan secara tidak sah dari pelaksanaan program MBG.

Ia menegaskan tidak boleh ada praktik korupsi dalam program yang menyasar kebutuhan pangan dan gizi anak-anak Indonesia.

“Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makanan untuk anak-anak ini adalah orang-orang biadab,” kata Prabowo.

Ia bahkan menyebut tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai kemanusiaan dan tidak layak mendapatkan penghormatan.

BACA JUGA  Menag RI: Muhammadiyah Adalah Inspirasi, Tanwir di NTT Wujud Keunikan dan Energi Positif bagi Bangsa

“Ini adalah orang-orang yang tidak pantas kita hormati. Menurut saya, ini sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan,” sambungnya.

Presiden menegaskan perbaikan tata kelola dan efisiensi menjadi bagian penting dalam keberlanjutan MBG. Pemerintah diharapkan dapat memastikan program tersebut benar-benar memberikan manfaat kepada anak-anak dan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.

Komitmen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah menempatkan persoalan gizi dan pencegahan stunting sebagai salah satu agenda penting dalam pembangunan sumber daya manusia nasional.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending