Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Gandeng BKSDA Perkuat Konservasi Hutan Sekaligus Buka Peluang Ekonomi Warga

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mendorong pengelolaan kawasan hutan yang tidak hanya berorientasi pada kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di wilayah sekitarnya.

Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Kehutanan Wilayah Sulawesi, Hasnawir, di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan itu menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Pemkab Sidrap dan BKSDA Wilayah Sulawesi dalam pengelolaan kawasan konservasi. Kedua pihak membahas pola kolaborasi yang dapat menyeimbangkan kepentingan pelestarian sumber daya alam dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hutan Dijaga, Masyarakat Harus Mendapat Manfaat

Syaharuddin mengatakan Sidrap memiliki sejumlah wilayah yang berbatasan dengan kawasan hutan dan ekosistem penting, termasuk kawasan Gunung Latimojong.

BACA JUGA  Sidrap Juara Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2025, Tembus 7,71 Persen

Menurutnya, keberadaan kawasan hutan memiliki peran penting sehingga harus dikelola secara berkelanjutan. Namun, masyarakat yang tinggal maupun menggantungkan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan juga perlu mendapatkan perhatian.

“Kawasan hutan harus kita jaga, tetapi masyarakat di sekitarnya juga harus mendapatkan manfaat. Karena itu, sinergi dengan BKSDA penting untuk mencari pola pengelolaan yang bisa menjaga lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Syaharuddin.

Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada aspek perlindungan kawasan, tetapi dilanjutkan dengan program pemberdayaan yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

BKSDA Siap Dampingi Pemkab Sidrap

Kepala BKSDA Wilayah Sulawesi Hasnawir menyambut positif komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menjaga kelestarian lingkungan.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Dorong Petani Modern lewat Sinergi Teknologi Herbisida dan Mekanisasi

Ia menyatakan BKSDA siap melakukan pendampingan dan turun langsung bersama pemerintah daerah untuk memperkuat upaya konservasi di wilayah Sidrap.

“Kami siap turun langsung bersama Pemkab Sidrap. Fokus kita ke depan adalah bagaimana kawasan konservasi bisa dijaga, tetapi masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomi yang nyata. Pola kemitraan konservasi bisa kita kembangkan di Sidrap,” jelas Hasnawir.

Menurutnya, kemitraan konservasi dapat menjadi salah satu pendekatan untuk melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan.

Melalui skema tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat berperan aktif dalam menjaga kawasan sekaligus mengembangkan aktivitas ekonomi yang tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.

Dorong Pengelolaan Berkelanjutan

BACA JUGA  Prajurit Kostrad Terjun Payung di Langit Sidrap, Bersiap Bawa Misi Latihan ke Malaysia

Pemkab Sidrap dan BKSDA Wilayah Sulawesi selanjutnya diharapkan dapat menyusun langkah konkret terkait pengelolaan kawasan konservasi.

Pembahasan tersebut mencakup penguatan kapasitas masyarakat, pemanfaatan potensi ekonomi secara berkelanjutan, serta pengembangan pola kemitraan yang tetap mengedepankan prinsip konservasi.

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk memastikan kawasan hutan tetap terjaga sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat di wilayah penyangga untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Yusuf, serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidrap.

Pemerintah daerah berharap sinergi dengan BKSDA dapat melahirkan program nyata yang mampu menjadikan konservasi sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sidrap.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending