Connect with us

Entertainment

Isu Boikot Raffi Ahmad , D’Masiv Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Grup musik D’MASIV mengambil keputusan penting dalam perjalanan tur Asia mereka dengan mengakhiri kerja sama bersama RANS Entertainment sebagai promotor konser. Keputusan ini menjadi perhatian publik karena berlangsung di tengah gelombang seruan boikot terhadap Raffi Ahmad yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Vokalis D’MASIV, Rian Ekky Pradipta, membenarkan perubahan kerja sama tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keputusan itu diambil setelah para personel melakukan pembicaraan internal untuk menentukan kelanjutan penyelenggaraan tur Asia bertajuk Asia Home Run.

Rian tidak menampik bahwa polemik yang menyeret nama Raffi Ahmad turut menjadi salah satu pertimbangan.

Menurutnya, situasi yang berkembang di tengah masyarakat cukup besar sehingga perlu disikapi dengan mempertimbangkan keberlangsungan aktivitas band.

BACA JUGA  SMKN 2 Gowa atau Dikenal dengan Sebutan SMKI, Jurusan Musik Populer dan Jurusan Seni Lainnya Masih Eksis

Namun, Rian menegaskan bahwa D’MASIV ingin tetap berfokus pada karya dan perjalanan musik mereka.

“Kami jalan bersama Antara Suara saja sebagai promotor,” ungkap Rian dalam keterangannya pada Kamis, 5 November 2026.

Antara Suara Ambil Alih Penyelenggaraan Tur

Peralihan promotor tersebut juga telah dikonfirmasi melalui akun resmi D’MASIV di media sosial.

Dalam tanggapannya kepada penggemar, pihak band menegaskan bahwa penyelenggaraan konser telah diambil alih Antara Suara sehingga mereka tidak lagi terafiliasi dengan RANS dalam urusan promotor tur tersebut.

Antara Suara turut mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengambil alih tanggung jawab penuh penyelenggaraan konser sejak pertunjukan D’MASIV di Hong Kong.

Dengan perubahan ini, rangkaian tur Asia Home Run tetap dilanjutkan tanpa harus membatalkan agenda yang telah disiapkan.

BACA JUGA  TJAKA Bawa Warisan Aboriginal Australia ke Panggung Indonesia Lewat Musik Modern

D’MASIV dijadwalkan tampil di Singapura pada 9 November, Kuala Lumpur pada 20 November, dan Jakarta pada 5 Desember 2026.

Dampak Kontroversi terhadap Industri Hiburan

Perubahan kerja sama D’MASIV menjadi gambaran bagaimana dinamika opini publik di media sosial dapat bersinggungan dengan keputusan bisnis di industri hiburan.

Seruan boikot terhadap Raffi Ahmad dan RANS Entertainment sebelumnya muncul setelah polemik deklarasi mahasiswa di kawasan Bundaran HI pada 29 Oktober 2026. Peristiwa tersebut memicu kritik dan perdebatan publik mengenai penyelenggaraan kegiatan serta dugaan keterlibatan mahasiswa bayaran.

Dalam situasi tersebut, sejumlah pihak yang memiliki hubungan kerja sama dengan RANS turut menjadi perhatian masyarakat.

Meski demikian, keputusan D’MASIV memperlihatkan bahwa persoalan di luar panggung tidak serta-merta menghentikan perjalanan musikal sebuah grup.

BACA JUGA  Ziva Magnolya Duet dengan Vokalis LANY, High Note Penyanyi Indonesia Ini Bikin Penonton Terpukau

Bagi D’MASIV, keberlanjutan tur dan hubungan dengan penggemar tetap menjadi prioritas, sementara pengelolaan konser kini berada di tangan promotor yang baru.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending