Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Breaking News! Bentrok Pemuda Kembali Pecah di Wotu Luwu Timur, Jalan Trans Sulawesi Ditutup

Published

on

KITASULSEL–LUWUTIMUR – Bentrokan antarkelompok pemuda kembali pecah di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Senin malam (19/10/2026). Aksi saling serang terjadi sekitar pukul 22.00 Wita di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di depan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Wotu.

Dua kelompok pemuda yang terlibat bentrokan diketahui berasal dari Dusun Saluborro, Desa Bawalipu, dan Dusun Kau, Desa Lampenai.

Dalam bentrokan tersebut, kedua kelompok dilaporkan saling menyerang menggunakan batu dan petasan. Situasi di sekitar lokasi kejadian berlangsung tegang, terlebih aksi saling serang terjadi di jalur utama Trans Sulawesi yang merupakan akses penghubung antardaerah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kelompok pemuda dari Dusun Saluborro, Desa Bawalipu, bergerak hingga memasuki wilayah perbatasan Dusun Kasa dan Dusun Kau, Desa Lampenai.

BACA JUGA  Kesbangpol Siapkan Empat Pelajar Luwu Timur Seleksi ke Paskibra Provinsi Sulsel

Pergerakan kelompok pemuda tersebut kemudian memicu ketegangan hingga bentrokan kembali tidak terhindarkan.

Bentrok Berulang, Situasi Wotu Kembali Memanas

Bentrokan antara pemuda Saluborro dan pemuda Dusun Kau bukan kali pertama terjadi. Perselisihan kedua kelompok tersebut dilaporkan telah beberapa kali berujung aksi saling serang dalam beberapa waktu terakhir.

Konflik yang terus berulang ini membuat situasi keamanan di Kecamatan Wotu menjadi perhatian masyarakat dan aparat kepolisian.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian dibuat khawatir dengan aksi saling lempar batu dan petasan. Apalagi, bentrokan kali ini berlangsung tepat di depan Mapolsek Wotu.

Hingga informasi ini dihimpun, situasi kedua kelompok dikabarkan masih memanas. Belum diketahui secara pasti penyebab yang kembali memicu bentrokan pada Senin malam tersebut.

BACA JUGA  Jamaah Haji Khusus PT An-Nur Maarif Siap Jalani Puncak Ibadah Haji di Arafah

Jalan Trans Sulawesi Ditutup, Kendaraan Dialihkan

Dampak bentrokan juga dirasakan pengguna jalan. Arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di sekitar lokasi kejadian, terpaksa ditutup sementara demi menghindari pengendara menjadi korban aksi saling serang.

Kendaraan yang hendak melintas di jalur tersebut dialihkan melalui jalur dua RSUD I Lagaligo.

Penutupan akses jalan dilakukan karena lokasi bentrokan berada di jalur utama yang cukup ramai dilalui kendaraan. Langkah pengalihan arus ini diperlukan untuk mengurangi risiko terhadap pengguna jalan sekaligus memberikan ruang bagi aparat melakukan pengamanan.

Pengendara yang melintas di kawasan Kecamatan Wotu diimbau mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Konflik Berulang Jadi Perhatian Serius

Bentrokan yang kembali terjadi antara pemuda Desa Bawalipu dan Desa Lampenai menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan menyeluruh.

BACA JUGA  Pemdes Alam Buana Salurkan BLT Dana Desa, Ringankan Beban Warga Jelang Hari Besar Keagamaan

Jika tidak segera diselesaikan, konflik antarkelompok tersebut dikhawatirkan terus berulang dan berpotensi menimbulkan korban maupun kerugian materiil.

Selain pengamanan di lokasi, diperlukan upaya pendekatan persuasif dengan melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta keluarga dari kedua kelompok.

Penyelesaian melalui komunikasi dan mediasi diharapkan dapat menghentikan perselisihan yang selama ini terjadi.

Masyarakat juga diimbau tidak terpancing provokasi dan tidak melakukan aksi balasan yang dapat memperluas konflik.

Hingga berita ini diturunkan, bentrokan dilaporkan masih berlangsung dengan situasi yang belum sepenuhnya kondusif. Perkembangan mengenai jumlah korban, tindakan pengamanan aparat, serta penyebab pasti bentrokan masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending