Connect with us

Camat Tallo Dampingi Wali Kota Makassar Sambut Kunker Jenrdral TNI dr Dudung Abdurachaman

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin mendampingi Walikota Makassar Ir H. Moh Ramdhan Pomanto, sambut kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenrdral TNI dr Dudung Abdurachaman SE, MM dan Rombongan di Balai kota Makassar, Rabu (11/01/2023).

Kedatangan Jendral Dudung Abdurachman bersama rombongan dalam rangka kunjungan kerja wilayah Kodam XIV/Hasanuddin yaitu kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Foto 15 Camat Se-Kota Makassar Dampingi Wali Kota Danny Saat Menyambut Kunjungan Kerja KSAD

Ditengah kunjungan tersebut, terlihat Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin berkesempatan berdialog bersama Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Maruli Simandjuntak, M.Sc, yang juga turut hadir pada kunjungan tersebut.

“Dalam dialog bersama Pangkostrad, beliau meminta kami menjelaskan sekaitan Program Lorong wisata. Yang mana Program Longwis merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Makassar dalam menekan laju inflasi komoditi di Indonesia dan Makassar secara umum,” kata Alamsyah Sahabuddin

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menlu Sugiono Dorong ASEAN-Rusia Perkuat Ketahanan Energi, Pangan, dan Kesehatan

Published

on

Kitasulsel–MANILA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Sugiono, mendorong agar kemitraan antara ASEAN dan Rusia semakin difokuskan pada penguatan ketahanan masyarakat, khususnya di sektor energi, pangan, dan kesehatan sebagai langkah menghadapi berbagai tantangan global.

Hal tersebut disampaikan Sugiono saat menghadiri ASEAN-Russia Post Ministerial Conference (PMC) yang berlangsung di Manila, Filipina, Rabu (23/7/2026).

Dalam forum tersebut, Sugiono menegaskan bahwa konsep ketahanan tidak hanya sebatas kemampuan menghadapi krisis, tetapi juga mencakup kesiapan mengantisipasi berbagai risiko, beradaptasi terhadap perubahan, serta menjaga stabilitas dan perdamaian dalam jangka panjang.

“Ketahanan tidak hanya sekadar kemampuan untuk merespons terhadap krisis, namun juga mengantisipasi risiko, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, dan menjaga perdamaian jangka panjang,” ujar Sugiono.

Menurutnya, kerja sama konkret di sektor energi menjadi salah satu prioritas penting. Ia menyebut Program Kerja Sama Energi ASEAN-Rusia 2026–2030 dapat menjadi fondasi dalam memperkuat ketahanan energi kawasan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Selain energi, Sugiono menilai Rusia memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan negara-negara ASEAN. Sebagai salah satu pemasok gandum dan pupuk terbesar di dunia, Rusia dinilai berkontribusi terhadap keberlanjutan produksi pertanian dan stabilitas harga pangan di kawasan.

“Akses terhadap bahan pangan ini penting untuk menjaga produksi pertanian dan harga pangan, serta memperbaiki akses terhadap bahan pangan bergizi,” katanya.

Di sektor kesehatan, Menlu RI juga menekankan pentingnya memperkuat sistem kesehatan melalui peningkatan kapasitas tenaga medis, pengembangan kerja sama, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi tantangan kesehatan di masa mendatang.

Lebih lanjut, Sugiono mengingatkan bahwa seluruh bentuk kerja sama ASEAN dan Rusia harus tetap berpegang pada prinsip multilateralisme serta penghormatan terhadap hukum internasional.

Menurutnya, sentralitas ASEAN harus terus menjadi landasan utama dalam membangun hubungan kemitraan yang saling menguntungkan dan berkontribusi terhadap stabilitas kawasan.

“Sentralitas ASEAN harus terus menjadi kompas dalam kerja sama ini,” tegas Sugiono.

Pertemuan ASEAN-Russia Post Ministerial Conference menjadi bagian dari rangkaian agenda diplomasi tingkat menteri yang membahas penguatan kerja sama antara ASEAN dan para mitra dialog dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ketahanan energi, pangan, kesehatan, hingga stabilitas kawasan.

Continue Reading

Trending