Connect with us

Kelurahan Panaikang Bersama Pj. RT RW Gelar Kerja Bakti di RW 03 Jl. Haji Kalla Kecamatan Panakkukang

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Ustadz Abdul Halim selaku Ketua RW 07 Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar mengatakan kami menggelar kerja bakti ini di Jl. Haji Kalla RW 03 bersama, seluruh RT-RW di Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Sabtu (14/01/2023).

Kerja bakti ini merupakan wujud menjaga tali silaturahmi antar warga dan menjaga kebersihan agar lingkungan bersih.

Hari ini giliran Kerja bakti warga RW 03 kelurahan Panaikang dibantu oleh satgas kebersihan Kecamatan Panakkukang, pekan depan di Rw lain lagi melakukan kerja bakti jelas Ketua RW 07 Kelurahan Panaikang.

Ustadz Abdul Halim mengatakan untuk mengangkut sampah warga pada acara kerjabakti di RW 03 diangkut gerobak motor untuk dibawa ke kantor kelurahan Panaikang,” katanya.

Hadir pada acara kerja bakti Sekcam Panakkukang Abdul Muis, Lurah Panaikang Azis Adam Musa, SE, staf Kelurahan Panaikang, Ketua LPM, seluruh RT-RW, Satgas Kebersihan Kecamatan Panakkukang, dan warga RW 03 Kelurahan Panaikang.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending