Connect with us

Entertainment

Siap-Siap! Bulan Hampir Sepenuhnya Ditelan Bayangan Bumi, Langit Segera Berubah Merah

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR – Langit dunia akan kembali menghadirkan fenomena langka. Pada 27–28 Agustus 2026, Bulan akan mengalami gerhana Bulan sebagian yang sangat dalam, dengan sekitar 96,2 persen permukaan Bulan masuk ke bayangan inti Bumi.

Fenomena ini secara visual akan tampak hampir seperti gerhana total. Bagian Bulan yang masuk ke bayangan Bumi dapat berubah merah-oranye akibat cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi sebelum mencapai permukaan Bulan.

Gerhana mencapai puncak pada 28 Agustus 2026 pukul 11.14 WIB atau 04.14 UTC. Fenomena ini dapat diamati dari sejumlah wilayah di Eropa, Asia Barat, Afrika, Amerika, serta beberapa kawasan lainnya.

Namun ada kabar yang mungkin membuat pembaca Indonesia kecewa.

BACA JUGA  Siapa yang Tumbuh Bersama Evanescence? Saatnya Bernostalgia dengan Album Baru "Sanctuary" yang Rilis pada 2026

Gerhana Bulan ini lagi-lagi tidak dapat disaksikan dari Indonesia. BMKG mencatat seluruh rangkaian gerhana 28 Agustus berlangsung saat Bulan berada di bawah horizon Indonesia.

Meski tidak bisa melihat langsung, fenomena ini tetap menarik karena termasuk gerhana Bulan sebagian yang sangat dalam. Hampir seluruh permukaan Bulan akan masuk ke bayangan inti Bumi, sehingga dari wilayah yang berada dalam jalur pengamatan, Bulan akan tampak dramatis dan kemerahan.

Bulan hampir “ditelan” bayangan Bumi, berubah kemerahan di sejumlah wilayah dunia—sementara Indonesia kembali harus melewatkan pertunjukan langit tersebut.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending