Connect with us

Daerah

Kerusuhan Lapas Merauke: Dua Napi Masih Buron, 562 Warga Binaan Telah Kembali

Published

on

KITASULSEL–MERAUKE – Kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, menyisakan dua narapidana yang hingga kini masih dalam pencarian aparat kepolisian. Sementara itu, sebanyak 562 warga binaan lainnya telah kembali ke lapas setelah insiden kericuhan yang disertai pembakaran kantor lapas pada Jumat (9/10/2026).

Dua warga binaan yang masih diburu masing-masing bernama Marthen Beagaimu, berasal dari Kabupaten Mappi, dan Zakarian Gebze, asal Merauke.

Kabag Ops Polres Merauke, AKP Irwanto Sawa, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, jumlah keseluruhan warga binaan di Lapas Kelas IIB Merauke tercatat sebanyak 564 orang. Dari jumlah tersebut, 562 orang telah dipastikan kembali berada di dalam lapas.

“Dua warga binaan yang belum tertangkap tersebut masing-masing bernama Marthen Beagaimu, asal Mappi, dan Zakarian Gebze, asal Merauke,” kata Irwanto dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).

Ia menegaskan, situasi di Lapas Kelas IIB Merauke saat ini dilaporkan aman dan kondusif. Aparat kepolisian masih memfokuskan upaya pencarian terhadap dua warga binaan yang belum ditemukan.

“Situasi di Lapas Kelas II B Merauke dilaporkan masih aman dan kondusif. Pihak kepolisian memfokuskan upaya pada pencarian dua warga binaan yang belum kembali,” imbuhnya.

Polisi Minta Masyarakat Tetap Tenang

Kasi Humas Polres Merauke, Ipda Andre Msb, turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

BACA JUGA  Dilepas Bupati Irwan, Ribuan Peserta Pawai Ta’aruf Meriahkan Tahun Baru Islam di Pinrang

Menurutnya, informasi mengenai dua warga binaan yang masih dalam pencarian memang benar. Namun, masyarakat diminta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Masyarakat Merauke tidak perlu resah. Benar, saat ini masih ada dua warga binaan yang belum kembali dan masih dalam pencarian,” kata Andre.

Aparat gabungan terus melakukan upaya pencarian untuk memastikan kedua warga binaan tersebut dapat segera ditemukan. Kepolisian juga meminta dukungan masyarakat dengan memberikan informasi yang relevan apabila mengetahui keberadaan keduanya.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait pencarian tersebut diminta segera menghubungi pihak kepolisian melalui layanan darurat 110.

Informasi yang disampaikan diharapkan dapat membantu aparat melakukan penelusuran secara cepat dan tepat, sekaligus menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Merauke.

Kerusuhan Diduga Dipicu Pemeriksaan HP

Sebelumnya, kericuhan terjadi di Lapas Kelas IIB Merauke yang berlokasi di Jalan Ermasu pada Jumat (9/10/2026) pagi. Insiden tersebut diduga dipicu perselisihan antara petugas lapas dan warga binaan setelah petugas melakukan pemeriksaan telepon genggam atau HP.

Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga, membenarkan adanya dugaan keterkaitan antara pemeriksaan HP dan kericuhan yang kemudian berujung pada kebakaran kantor lapas.

BACA JUGA  Sinergi Infrastruktur, Pemkab Pinrang dan PLN Bahas Perbaikan Jalan Bakaru

“Betul, dimulai dari situ (pemeriksaan HP oleh petugas lapas),” kata Leonardo kepada detikcom, Jumat (9/10/2026).

Menurut Leonardo, perselisihan antara petugas dan warga binaan berkembang menjadi keributan. Situasi kemudian memburuk hingga terjadi kebakaran pada bagian kantor lapas.

“Jadi rupanya ada perselisihan antara warga binaan dengan petugas lapas,” ungkapnya.

Dugaan pemicu tersebut masih menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan kronologi lengkap kerusuhan.

Polisi Datang, Kantor Lapas Sudah Terbakar

Wakapolres Merauke, Kompol Jerry Koagouw, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai keributan di lapas sekitar pukul 10.00 WIT.

Setelah menerima laporan, personel kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah terjadinya insiden yang lebih besar.

Namun, ketika petugas tiba di lokasi, api telah membakar bagian kantor lapas.

“Jam 10.00 kami mendapat laporan dari Lapas bahwa ada keributan. Kita merespons mendatangi Lapas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun setibanya di lapas, kantor lapas sudah terbakar,” ujar Jerry.

Untuk membantu penanganan kebakaran, polisi turut mengerahkan kendaraan taktis water cannon. Upaya pemadaman kemudian berhasil mengendalikan kobaran api yang membakar area kantor lapas.

Kericuhan dan kebakaran tersebut juga menjadi kesempatan bagi sejumlah warga binaan untuk melarikan diri dari lapas. Aparat kepolisian selanjutnya melakukan pengamanan dan pencarian terhadap para narapidana yang kabur.

BACA JUGA  Pj. Bupati Andi Bataralifu Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Wajo Periode 2024-2029

Sebanyak 33 Napi yang Kabur Sempat Diamankan

Dalam perkembangan awal penanganan insiden, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga menyampaikan bahwa sebanyak 33 narapidana yang sempat melarikan diri telah berhasil diamankan kembali dan dimasukkan ke dalam lapas.

“Tadi ada 33 orang dan sudah diamankan semua sudah berada dalam lapas lagi,” tutur Leonardo.

Setelah dilakukan pemantauan lebih lanjut, jumlah warga binaan yang tercatat telah kembali ke Lapas Kelas IIB Merauke mencapai 562 orang dari total 564 orang.

Dengan demikian, masih terdapat dua warga binaan yang belum kembali dan kini menjadi fokus pencarian aparat gabungan.

Kepolisian memastikan situasi di sekitar lapas tetap kondusif. Masyarakat juga diminta memberikan ruang kepada petugas untuk menjalankan proses pencarian tanpa menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Hingga Senin (12/10/2026), pencarian terhadap Marthen Beagaimu dan Zakarian Gebze masih berlangsung. Polisi mengharapkan partisipasi masyarakat melalui penyampaian informasi yang dapat membantu menemukan keduanya.

Aparat juga terus mengedepankan upaya pengamanan untuk menjaga situasi tetap terkendali pascakerusuhan dan kebakaran yang melanda kantor Lapas Kelas IIB Merauke.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending