DISKOMINFO LUWU TIMUR
Luwu Timur Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Cakupan Imunisasi
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi dan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).
Upaya penguatan sinergi tersebut dibahas dalam kegiatan koordinasi yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Aswan Aziz, yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur. Turut menjadi narasumber Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Siti Faridah, serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Luwu Timur, Alimuddin Bachtiar.
Kegiatan tersebut juga dihadiri organisasi perangkat daerah terkait, perwakilan RSUD I Lagaligo, RS Primaya Soroako, para camat se-Kabupaten Luwu Timur, serta para kepala puskesmas.
Dalam sambutannya, Aswan Aziz menegaskan bahwa program imunisasi merupakan salah satu upaya penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, imunisasi bertujuan memberikan perlindungan kepada berbagai kelompok sasaran, mulai dari bayi, balita, anak usia sekolah hingga kelompok masyarakat lainnya, terhadap sejumlah penyakit yang dapat dicegah melalui pemberian imunisasi.
“Keberhasilan program imunisasi tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan kolaborasi, dukungan aktif dan komitmen dari seluruh sektor,” ungkap Aswan.
Ia menilai keterlibatan seluruh pihak menjadi faktor penting dalam memastikan pelaksanaan program imunisasi dapat berjalan secara maksimal dan menjangkau seluruh kelompok sasaran.
Dukungan dari pemerintah kecamatan dan desa, satuan pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan serta berbagai sektor terkait diharapkan mampu memperkuat sosialisasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor juga diperlukan untuk mengidentifikasi dan menjangkau kelompok sasaran yang belum memperoleh imunisasi sesuai jadwal.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pun mendorong agar setiap unsur dapat mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya dalam mendukung keberhasilan program imunisasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Luwu Timur, Alimuddin Bachtiar, mengatakan peningkatan cakupan imunisasi membutuhkan kerja sama yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, Dinas Kesehatan tidak dapat bekerja sendiri dalam memastikan seluruh sasaran mendapatkan layanan imunisasi secara lengkap dan tepat waktu.
“Cakupan imunisasi tidak bisa kita tingkatkan hanya oleh Dinas Kesehatan. Kita membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, sekolah, fasilitas kesehatan hingga masyarakat,” ujar Alimuddin.
Ia menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, fasilitas pelayanan kesehatan, satuan pendidikan dan sektor lainnya.
Koordinasi tersebut mencakup kegiatan pendataan sasaran, sosialisasi kepada masyarakat, pelayanan imunisasi hingga pemantauan terhadap kelompok sasaran yang belum melengkapi jadwal imunisasinya.
Melalui pendataan yang lebih akurat dan pemantauan secara berkelanjutan, pemerintah berharap tidak ada kelompok sasaran yang terlewat dari program imunisasi.
Alimuddin berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat komitmen bersama seluruh pihak dalam mendukung program kesehatan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.
“Dengan kerja sama dan koordinasi yang baik, kita berharap seluruh sasaran dapat memperoleh imunisasi secara lengkap sesuai jadwal,” harapnya.
Penguatan kolaborasi lintas sektor ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan melindungi masyarakat dari risiko penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Dengan dukungan seluruh unsur, pelaksanaan program imunisasi di Luwu Timur diharapkan semakin optimal, cakupan pelayanan terus meningkat, dan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang lebih baik sejak usia dini.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login