Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Siapkan Hadiah Umrah Gratis untuk Guru Pendamping Pejuang Subuh, Siswa Rajin Dapat Sepeda

Published

on

KITASULSEL–LUWUTIMUR Komitmen Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam mendorong kesuksesan program Pejuang Subuh bagi pelajar terus diperkuat. Tak sekadar mengajak generasi muda membiasakan diri melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid, pemerintah daerah juga menyiapkan reward istimewa bagi guru pendamping dan siswa yang konsisten menjalankan program tersebut.

Bentuk apresiasi yang disiapkan pun terbilang menarik. Bupati Irwan Bachri Syam menyiapkan hadiah undian umrah gratis bagi guru yang istiqomah mendampingi anak didiknya melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid.

Sementara itu, para siswa yang rajin dan konsisten mengikuti program Pejuang Subuh berkesempatan mendapatkan hadiah sepeda melalui mekanisme undian.Langkah tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk meningkatkan semangat para guru dan pelajar dalam membangun kebiasaan beribadah sejak dini.

Program Pejuang Subuh diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang menanamkan kedisiplinan, akhlak mulia, serta kecintaan terhadap ibadah di kalangan generasi muda.

Komitmen itu disampaikan Bupati Irwan saat menghadiri acara yasinan dan tahlilan untuk mengenang tiga hari wafatnya almarhumah Hj. Ramlah di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Senin (12/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program Pejuang Subuh membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama guru yang secara langsung berperan mendampingi dan membimbing para siswa.

Menurutnya, kehadiran guru pendamping menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan program. Tidak hanya memberikan arahan, para guru juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi siswa dalam membangun kebiasaan positif, termasuk membiasakan diri bangun pagi dan menunaikan salat Subuh berjamaah di masjid.

BACA JUGA  Semarak HUT RI ke-81, DWP Luwu Timur Gelar Lomba dan Tukar Kado Penuh Keakraban

“Kami ingin program Pejuang Subuh ini bukan hanya sekadar program, tapi menjadi gerakan kebaikan yang istiqomah. Untuk itu, kami siapkan reward undian umroh gratis bagi guru pendamping yang istiqomah, dan sepeda untuk anak-anak kita yang rajin salat Subuh berjamaah.

Ini agar mereka tetap semangat dan istiqomah,” ujar Bupati Irwan.

Reward Umrah untuk Guru, Sepeda bagi SiswaPemberian reward tersebut menjadi bentuk penghargaan atas komitmen dan konsistensi para guru serta siswa dalam menjalankan program Pejuang Subuh.Bagi guru pendamping, kesempatan mendapatkan undian umrah gratis diharapkan menjadi motivasi tambahan untuk terus mendampingi anak didiknya.

Peran guru dinilai penting dalam memastikan program ini berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter pelajar.Pendampingan tersebut juga mencerminkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas.

Pembentukan karakter, penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pembiasaan perilaku positif membutuhkan keterlibatan guru di luar kegiatan belajar mengajar formal.

Sementara itu, hadiah sepeda bagi siswa yang rajin mengikuti salat Subuh berjamaah diharapkan mampu meningkatkan antusiasme anak-anak dalam menjalankan kegiatan tersebut.

Melalui penghargaan ini, para pelajar didorong untuk menjadikan ibadah sebagai kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran diri, bukan semata-mata karena mengharapkan hadiah. Konsistensi dalam beribadah, kedisiplinan, dan semangat mengikuti kegiatan keagamaan menjadi nilai utama yang ingin dibangun melalui program Pejuang Subuh.

Program ini sekaligus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam membimbing generasi muda agar tumbuh dengan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan nilai-nilai spiritual.KH. Arham Apresiasi Program Pejuang SubuhProgram Pejuang Subuh yang digagas Bupati Irwan Bachri Syam juga mendapatkan apresiasi dari KH. Arham saat menyampaikan tausiah dalam kegiatan yasinan dan tahlilan tersebut.

BACA JUGA  Wakil Bupati Luwu Timur Hadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih

Dalam penyampaiannya, KH. Arham menilai program Pejuang Subuh merupakan langkah positif dalam membentuk generasi muda yang berakhlak baik dan memiliki kesadaran kuat terhadap kewajiban beribadah.

Ia menekankan pentingnya membiasakan anak-anak melaksanakan salat sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan agama dan pembentukan karakter harus menjadi perhatian bersama agar generasi mendatang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga landasan moral dan spiritual yang kuat.

“Saya sangat mengapresiasi program Pejuang Subuh yang digalakkan Bapak Bupati. Ini sangat bagus buat generasi kita, karena hal pertama yang dihisab saat kita wafat adalah amalan salat kita. Kalau salatnya baik, insyaallah baik pula amalan lainnya,” ujar KH. Arham.

Apresiasi tersebut memperkuat harapan agar program Pejuang Subuh dapat menjadi gerakan pembinaan keagamaan yang melibatkan lebih banyak sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

Keterlibatan para guru dalam mendampingi siswa juga dinilai dapat mempererat hubungan antara pendidik dan anak didik. Melalui kegiatan bersama di masjid, guru tidak hanya menjalankan peran sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan.

Dorong Masjid Lebih Ramai pada Waktu SubuhDengan adanya reward umrah gratis bagi guru pendamping dan sepeda bagi siswa, program Pejuang Subuh diharapkan semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak pelajar di Kabupaten Luwu Timur.

BACA JUGA  BPD dan Pemdes Tabarano Gelar Rapat Bulanan, Perkuat Sinergi dan Evaluasi Pembangunan Desa

Salah satu harapan utama dari program ini adalah meningkatnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan ibadah berjamaah di masjid. Kehadiran anak-anak dan pelajar pada waktu Subuh diharapkan dapat menghidupkan suasana masjid sekaligus memperkuat hubungan mereka dengan lingkungan keagamaan.

Lebih dari itu, pembiasaan salat Subuh berjamaah diharapkan mampu menanamkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan bangun pagi, mengatur waktu, serta menjalankan kewajiban agama secara konsisten merupakan nilai-nilai positif yang dapat mendukung pembentukan karakter pelajar.Keberlanjutan program tentu membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Guru berperan dalam pendampingan, orang tua memberikan dorongan dari lingkungan keluarga, sedangkan masyarakat dan pengurus masjid dapat menciptakan suasana yang ramah bagi anak-anak untuk beribadah.

Dengan dukungan tersebut, Pejuang Subuh diharapkan tidak berhenti sebagai program pemerintah daerah, tetapi tumbuh menjadi budaya positif di tengah masyarakat Luwu Timur.

Komitmen Bupati Irwan Bachri Syam melalui pemberian reward ini menjadi salah satu dorongan untuk memperkuat gerakan tersebut.

Harapannya, semakin banyak pelajar yang istiqomah menjalankan salat Subuh berjamaah, semakin ramai masjid pada waktu Subuh, dan semakin kuat pula pembinaan karakter generasi muda.

Pada akhirnya, program Pejuang Subuh diharapkan mampu melahirkan generasi Luwu Timur yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki kesadaran kuat untuk menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending